Gadai (Indonesia) dan Pledge (Singapura)

Secara umum perbandingan hukum gadai di Indonesia dan Singapura (Pledge) kurang lebih sebagai berikut :
– Dasar hukum gadai adalah KUH Perdata, sedangkan dasar hukum Pledge adalah Civil Act dan Pawnshops Act.
– Subyek hukum gadai adalah pemberi gadai (debitur) dan penerima gadai (kreditur). Sedangkan pada Pledge adalah pihak yang memberikan jaminan (Pledgor) dan pihak yang menerima jaminan (Pledgee).
-Obyek hukum gadai adalah benda berwujud dan tidak berwujud. Sedangkan pada Pledge obyek hukumnya hanya benda berwujud (Untuk benda tak berwujud diatur tersendiri dalam lembaga hukum yg disebut Charge).
– Pada gadai penyerahan (levering) barang jaminan dilakukan dari tangan ke tangan. Sedangkan pada Pledge penyerahan barang juga dilakukan dengan tangan ke tangan atau penyerahan secara konstruktif (misalnya penyerahan kunci sebuah gudang).
– Penguasaan barang jaminan sama-sama ada pada penerima gadai (kreditur / Pledgee ).
– Kreditur dan Pledgee berhak menjual barang jaminan jika debitur atau Pledgor melakukan wanprestasi.

Demikian, ditunggu saran dan masukannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s